Bangunlah dari Jatuh Cinta


Jangan manjakan dirimu dengan menikmati indahnya jatuh cinta yang kau bilang indah itu. Jatuh cinta itu indah pada awalnya, dan indah jika terbalaskan. Tapi jatuh cinta itu menjadi petaka, di akhir cerita saat cinta tak terbalaskan. Bangunlah dari jatuh cintamu itu. Dia mungkin tidak mencintaimu. Raihlah cintamu, karena tidak benar bahwa cinta itu [more] tak selamanya harus memiliki. Cinta itu harus memiliki, dan kalau tak bisa memiliki maka jangan mencintai.

Aku pernah merasakan indahnya jatuh cinta dan pahitnya jatuh cinta. Jika cinta itu akhirnya indah, maka jatuhnya seperti pada samudra wewangian dengan bahtera dari perak dan sutera. Jika cinta itu akhirnya petaka, maka jatuhnya seperti pada bebatuan dan jurang yang curam, berduri, durinya dari besi yang terbakar oleh api neraka.

Aku mencintai seorang perempuan, aku mencintai seribu satu perempuan, namun bagiku jatuh cinta itu tidak ada bedanya. Semuanya sama saja. Karena cinta itu tidak pernah bisa berwujud, selain hasrat seksual, rasa memiliki, dan kecemburuan semata.

Tapi jatuh cinta tak ada salahnya juga. Terkadang jatuh cinta itu datang tak diundang dan tak direncanakan. “Aku tak ingin mencintaimu, tapi aku tak bisa berhenti merasakan betapa aku mencintaimu.” Itulah kalimat yang pernah aku utarakan kepada seorang perempuan yang akhirnya menghabiskan hidupnya bersama orang lain.

Aku hampir memilih untuk sendirian. Bagiku, ketika kita sendirian kita bebas untuk memilih sebuah keputusan yang akan kita ambil dalam kehidupan kita; tetapi saat ada seseorang mencintai kita, maka kita kehilangan hak tersebut. Mencintai, dicintai, semua ini adalah duri dalam kehidupan ini; namun duri itu begitu manis dan indah di suatu saat, seperti duri yang menghiasi batang mawar; dan duri itu begitu perih di saat lain, seperti duri di semak belukar yang berbuaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s